Rabu, 14 Maret 2012

LARUTAN PENYANGGA


 

Larutan penyangga adalah larutan yang dapat mempertahankan pH-nya meskipun ditambah sedikait asam kuat, basa kuat, maupun pengenceran. Larutan penyangga terdiri dari larutan penyangga asam, dan larutan penyangga basa

*) Larutan Penyangga Asam

Komposisi dari larutan penyangga asam adalah campuran antara asam lemah dengan garamnya. Di dalam sistem, larutan penyangga berada dalam kesetimbangan. Contoh larutan penyangga asam, campuran CH3COOH dan CH3COONa


Kesetimbangan penyangga


Disebut kesetimbangan penyangga karena [CH3COO-] tidak sama dengan [H+]



Kesetimbangan penyangga



Pengaruh Penambahan Sedikit Asam Kuat

Larutan penyangga CH3COOH + CH3COONa ketika ditambah sedikit asam kuat maka:
*) H+ dari asam kuat akan bergabung dengan CH3COO-, Karena CH3COO- merupakan basa kuat sehingga lebih suka (lebih kuat) menerima proton, dan terbentuk CH3COOH

*) dalam kesetimbangan penyangga, [CH3COO-] berkurang, dan [CH3COOH] bertambah untuk mencapai susunan kesetimbangan baru

Misalnya larutan penyangga 12,5 ml CH3COOH 1 M + 12,5 ml CH3COONa 1 M ditambah 1 ml HCl 1 M maka: (Ka CH3COOH = 1,0 × 10-5)

[CH3COO-] berkurang dan [CH3COOH] bertambah


Berkurangnya [CH3COO-]


Volume total larutan = 26 ml



pH mula-mula dari larutan penyangga adalah 5. Ternyata dengan menambahkan sedikit asam kuat, larutan penyangga sedikit berubah (menurun) menjadi 4,93. Meskipun demikian penurunannya tidak > 10%, artinya sangat kecil sekali dan dianggap pH larutan penyangga tidak berubah (konstan)

Pengaruh Penambahan Sedikit Basa Kuat

Larutan penyangga CH3COOH + CH3COONa ketika ditambah sedikit basa kuat maka:
 
*) OH- dari basa kuat akan bergabung dengan H+ menjadi H2O
*) dalam kesetimbangan penyangga, [CH3COO-] bertambah, dan [CH3COOH] berkurang untuk mencapai susunan kesetimbangan baru

Misalnya larutan penyangga 12,5 ml CH3COOH 1 M + 12,5 ml CH3COONa 1 M ditambah 1 ml NaOH 1 M maka: (Ka CH3COOH = 1,0 × 10-5)

OH- dari basa kuat akan bergabung dengan H+ menjadi H2O


[CH3COOH] berkurang dan [CH3COO-] bertambah


Berkurangnya [CH3COOH]


Volume total larutan = 26 ml



pH mula-mula dari larutan penyangga adalah 5. Ternyata dengan menambahkan sedikit basa kuat, larutan penyangga sedikit berubah (naik) menjadi 5,07. Meskipun demikian kenaikannya tidak > 10%, artinya sangat kecil sekali dan dianggap pH larutan penyangga tidak berubah (konstan)

Pengaruh Sedikit Pengenceran

Larutan penyangga CH3COOH + CH3COONa ketika ditambah sedikit air (pengenceran) maka:

*) pH larutan akan tetap (konstan)

Misalnya larutan penyangga 12,5 ml CH3COOH 1 M + 12,5 ml CH3COONa 1 M ditambah 1 ml akuades maka: (Ka CH3COOH = 1,0 × 10-5)

Ilustrasi

Ditambah air artinya pengenceran (volume bertambah), ini mengakibatkan konsentrasi berkurang dari konsentrasi awal

*) keadaan awal



*) keadaan setelah pengenceran



Dalam suatu percobaan untuk mengidentifikai larutan penyangga, jika perubahan pH-nya lebih dari 10% maka bukan larutan penyangga

*) Larutan Penyangga Basa

Komposisi dari larutan penyangga basa adalah campuran antara basa lemah dengan garamnya. Di dalam sistem, larutan penyangga berada dalam kesetimbangan. Contoh larutan penyangga basa, campuran NH4OH dan NH4Cl

(penjelasan mengani larutan penyangga basa analog dengan larutan penyangga asam)

Pengaruh Penambahan Sedikit Asam Kuat

Larutan penyangga NH4OH + NH4Cl ketika ditambah sedikit asam kuat maka:

*) H+ dari asam kuat akan bergabung dengan OH-, membentuk H2O

*) dalam kesetimbangan penyangga, [NH4OH] berkurang, dan [NH4+] bertambah untuk mencapai susunan kesetimbangan baru

Yang terjadi:


Pengaruh Penambahan Sedikit Basa Kuat

Larutan penyangga NH4OH + NH4Cl ketika ditambah sedikit basa kuat maka:

*) OH- dari basa kuat akan bergabung dengan NH4+ menjadi NH4OH

*) dalam kesetimbangan penyangga, [NH4OH] bertambah, dan [NH4+] berkurang untuk mencapai susunan kesetimbangan baru

Yang terjadi:


Pengaruh Sedikit Pengenceran

Larutan penyangga NH4OH + NH4Cl ketika ditambah sedikit air (pengenceran) maka:

*) pH larutan akan tetap (konstan)


Sumber:

Ralph H. Petrucci - Suminar. 1985. Kimia Dasar Prinsip dan Terapan Modern (Edisi Keempat Jilid 2). Jakarta: Erlangga.

Perkuliahan Oleh Dra. Chansyanah Diawati, M.Si

Tidak ada komentar:

Posting Komentar